jkbanner

THE TEACHINGS OF J.KRISHNAMURTI   -   INDONESIAN WEBSITE



DIALOG

DIALOG : TRADISI
[Dari buku Mendesaknya Kebutuhan Perubahan Bab 23]



Penanya: Dapatkah kita benar-benar bebas dari tradisi? Apakah kita memang bisa bebas dari segala sesuatu? Atau apakah itu soal menghindari dan tidak menaruh perhatian pada suatu apapun ? Anda banyak berbicara mengenai masa lampau dan pengkondisiannya tapi dapatkah saya bebas sungguh dari seluruh latar belakang kehidupan saya? Ataukah saya hanya bisa mengubah latar belakang itu sesuai dengan berbagai tuntutan serta tantangan lahir, lebih cenderung membiasakan diri pada latar belakang daripada menjadi bebas dari latar belakang itu. Saya rasa ini salah satu hal yang penting sekali, dan saya ingin memahaminya karena saya selalu merasa memikul suatu beban, yaitu bobot masa lampau. Saya ingin membuang beban itu, meninggalkannya dan tidak kembali lagi kepadanya. Mungkinkah itu?
 
Krishnamurti: Bukankah tradisi berarti mengalihkan masa lampau ke masa kini? Masa lampau bukan hanya seperangkat peninggalan yang khusus tetapi juga bobot seluruh pikiran kolektif sekelompok manusia tertentu yang pernah hidup dalam kebudayaan serta tradisi tertentu. Manusia memikul kumpulan pengetahuan serta pengalaman suku dan keluarga. Semua ini adalah masa lampau --- dialihkannya sesuatu yang diketahui ke saat sekarang --- yang membentuk masa depan. Bukankah ajaran mengenai seluruh sejarah itu suatu bentuk tradisi? Anda menanyakan apakah orang bisa bebas dari segala ini. Pertama-tama, mengapa orang ingin bebas? Mengapa orang ingin membuang beban ini? Mengapa?
 
Pennya : Saya rasa itu masalah sederhana saja. Saya tidak mau menjadi masa lampau - saya mau menjadi diriku sendiri; saya ingin bersih dari seluruh tradisi ini, supaya saya bisa menjadi manusia baru. Saya rasa kebanyakan dari kita, di dalam lubuk hatinya mengharap dilahirkan kembali.
 
Krishnamurti: Anda tak mungkin menjadi baru dengan hanya mengharapkannya saja. Atau dengan berusaha keras untuk menjadi baru. Anda tidak hanya harus memahami masa lampau saja, tapi Anda harus pula menyelidiki siapa Anda itu. Bukankah Anda itu masa lampau? Bukankah Anda kelanjutan dari keadaan yang telah lalu, dimodifikasi oleh saat kini?
 
Penanya: Perbuatan dan pikiran saya memang merupakan kelanjutan dari masa lampau, tapi kehidupan saya tidak.
 
Krishnamurti: Bisakah Anda memisahkannya, yaitu perbuatan dan pikiran dari kehidupan? Bukankah pikiran, tindakan, kehidupan dan antar hubungan itu sesuatu yang tunggal? Fragmentasi yang menimbulkan "aku" dan "bukan aku" adalah bagian dari tradisi ini.
 
Penanya: Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa bilamana saya tidak berpikir, bilamana masa lampau tidak beroperasi, maka saya terhapus, saya telah berhenti ada?
 
Krishnamurti: Janganlah hendaknya Anda mengajukan terlalu banyak pertanyaan, tapi berikan perhatian Anda pada awal permasalahan kita. Dapatkah Anda bebas dari masa lampau - tidak hanya yang baru saja lalu, tapi juga yang sudah hapus dari ingatan, yang kolektif, yang menyangkut ras, manusia, binatang? Anda adalah semuanya itu, Anda tidak terpisah dari semua itu. Dan Anda menanyakan apakah Anda bisa menyingkirkannya dan mengawali suatu kehidupan yang baru. Si "Anda" adalah itu dan apabila Anda mengharapkan dilahirkan kembali sebagai entitas yang baru, maka inti wujud baru yang Anda angan-angankan itu adalah proyeksi dari entitas yang lama, dibungkus dengan istilah "baru". Tapi di balik bungkus itu, Anda adalah masa lampau. Jadi pertanyaannya ialah, bisakah masa lampau itu disingkirkan ataukah bentuk tradisi yang dimodifikasi itu berjalan terus untuk selama-lamanya, berubah-ubah, menambah, membuang, tapi tetap saja sebagai masa lampau dalam kombinasi yang berbeda-beda? Masa lampau adalah penyebabnya dan masa kini adalah akibatnya; dan hari ini, yaitu akibat hari kemarin, menjadi penyebab hari esok. Rantai ini adalah cara kerja pikiran, sebab pikiran adalah masa lampau. Anda menanyakan apakah Anda bisa menghentikan gerak dari hari kemarin ke hari ini. Dapatkah Anda mengamati masa lampau untuk menelitinya, ataukah itu sesuatu yang mustahil? Untuk mengamatinya, si pengamat harus berada di luarnya - padahal si pengamat itu tidak berada di luarnya. Maka disini timbullah persoalan lain. Kalau si pengamat itu sendiri adalah masa lampau, bagaimana mungkin masa lampau itu dipisahkan untuk diamati?

Penanya: Saya dapat melihat sesuatu secara obyektif.........
 
Krishnamurti: Tapi Anda, yang merupakan si pengamat itu, adalah masa lampau yang berusaha mengamati dirinya sendiri. Anda hanya bisa mengamati diri Anda sendiri sebagai sebuah citra yang Anda ciptakan selama bertahun-tahun dalam setiap bentuk antar hubungan, maka si "Anda" yang Anda lihat itu adalah ingatan dan imajinasi, alias masa lampau. Anda berusaha melihat diri Anda sendiri, seolah-olah Anda sebuah entitas yang berbeda dengan entitas yang melihat; tapi Anda adalah masa lampau berikut pendapat-pendapatnya, penilaian-penilaiannya dan sebagainya, yang usang. Tindakan masa lampau mengamati memori masa lampau. Oleh sebab itu tidak akan ada kebebasan dari masa lampau. Pemeriksaan yang terus-menerus terhadap masa lampau oleh masa lampau, mengabadikan masa lampau; inilah tindakan masa lampau, dan inilah inti sari tradisi.
 
Penanya: Lalu tindakan yang bagaimanakah yang mungkin? Jika saya adalah masa lampau - dan saya bisa melihat bahwa itulah saya - maka apapun yang saya lakukan untuk mengikis habis masa lampau malah menambah waklu lampau. Maka saya tak berdaya! Apa yang harus saya lakukan? Saya tidak bisa bersembahyang karena menciptakan tuhan ialah lagi-lagi satu tindakan masa lampau. Saya tidak dapat mengandalkan orang lain, sebab orang yang saya temukan itupun hasil ciptaan keputus-asaan saya. Saya tidak bisa lari meninggalkan semua itu, sebab pada akhirnya saya akan masih tetap masa lampau saya. Saya tidak dapat mempersamakan diriku dengan sebuah citra yang tidak ada hubungannya dengan masa lampau, sebab citra itu proyeksi pikiran saya juga. Melihat itu semua, saya benar-benar merasa tak berdaya dan putus asa.
 
Krishnamurti: Mengapa Anda mengatakan tak berdaya dan putus asa? Bukankah Anda menerjemahkan hal yang Anda lihat sebagai masa lampau itu ke dalam kecemasan emosional karena Anda tidak dapat mencapai suatu hasil tertentu? Dengan berbuat demikian Anda lagi-lagi membuat masa lampau itu bertindak. Sekarang, dapatkah Anda melihat seluruh gerak masa lampau ini, berikut segala tradisinya, tanpa mengharapkan bisa bebas darinya, tanpa mengubahnya, tanpa mengubah bentuknya, atau lari darinya --- mengamatinya saja tanpa reaksi apapun?
 
Penanya: Tapi seperti yang telah kita mengatakannya sepanjang percakapan ini, bagaimana saya bisa mengamati masa lampau kalau saya adalah masa lampau itu. Saya tidak dapat mengamatinya sama sekali!
 
Krishnamurti: Dapatkah Anda melihat diri Anda sendiri, yaitu masa lampau, tanpa gerak pikiran, yaitu masa lampau? Jika Anda bisa melihat tanpa memikir, tanpa menilai, tanpa suka maupun tak suka, tanpa menentukan pendapat, maka terjadilah pengamatan dengan mata yang tidak tersentuh oleh masa lalu. Itu adalah melihat dalam keheningan, tanpa kegaduhan pikiran. Dalam keheningan ini tidak ada si pengamat dan tidak ada pula hal yang dilihatnya sebagai masa lampau.
 
Penanya: Apakah Anda mengatakan bahwa bila Anda melihat tanpa penilaian atau pendapat, masa lampau itu menghilang? Tetapi masa lampau itu tidak hilang - masih ada saja beribu-ribu pikiran dan tindakan dan segala kepicikan yang sedetik yang lalu masih merajalela. Saya mengamatinya dan itu masih saja ada. Bagaimana Anda bisa mengatakan bahwa masa lampau telah hilang? Mungkin masa lampau itu untuk sesaat berhenti bertindak....
 
Krishnamurti: Apabila batin hening, keheningan itu suatu dimensi baru; dan apabila masih ada kepicikan yang merajalela, itu segera lenyap, sebab kini batin mempunyai mutu energi yang lain, bukan energi yang ditimbulkan oleh masa lampau. Inilah yang penting artinya: memiliki energi yang mampu menghalau pemindahan masa lalu ke saat sekarang. Membawa masa lampau memasuki saat sekarang adalah energi yang berbeda. Keheningan menyingkirkannya; energi yang lebih besar menyerap yang lebih kecil dan tetap murni sifatnya. Ibarat laut yang menerima sungai yang kotor, namun tetap murni sifatnya. Inilah yang penting artinya. Hanya energi inilah yang mampu menghapus masa lampau. Salah satu dari dua, yang ada itu keheningan atau kegaduhan masa lampau. Dalam keheningan ini, kegaduhan berhenti dan yang baru adalah keheningan ini. Bukannya Anda yang dibikin baru. Keheningan ini maha luas, sedangkan waktu lampau itu terbatas. Pengkondisian masa lampau lebur dalam kesempurnaan keheningan.


KEMBALI KE DIALOG